13 Tehnik Melamar Kerja via Email Agar Di Lirik Perusahaan

Mendapat pekerjaan menjadi hal yang sulit bagi beberapa orang di era milenial ini, sebab banyak orang yang masih minim keahlian namun ingin mencari pekerjaan, namun beberapa orang juga mendapatkan pekerjaan dengan mudah.

Karena barangkali orang orang tersebut juga punya keahlian lebih dibanding dengan orang orang yang sulit mendapatkan pekerjaan.

Era milenial ini mewajibkan setiap individu untuk berkembang, dari yang awalnya melamar pekerjaan dengan cara mendatangi langsung kantor tempat pekerjaan itu berada, lalu mencari pekerjaan dengan cara membolak balik halaman koran atau majalah sampai mencari pekerjaan hanya sekedar mengetikan kata lalu mengirimkan data.

Terasa mudah namun pada prakteknya lumayan sulit, sebab banyak faktor, bisa jadi SDM kurang memadai, kesalahan data atau terlalu ketatnya persaingan

Maka dari itu sebelum mengirimkan lamaran via email, anda harus mengetahui dahulu kiat kiat yang harus anda perhatikan dalam mengirimkan lamaran via email.

Berikut point – pointnya

1. Sertakan subjek anda sejelas mungkin

Beberapa perusahaan meminta anda untuk memasukan subjek dengan jelas, namun beberapa perusahaan lain tidak membicarakan tentang subjek di iklan pekerjaannya. 
Maka anda sebagai pelamar harus menyertakan posisi yang anda inginkan pada space yang tersedia di kolom subjek.
Ingat, harus benar benar posisi yang sesuai dengan anda dan juga di sertakan pada lowongan pekerjaan perusahaan tentunya.
Contoh ada sebuah perusahaan yang memberikan lowongan pekerjaan sebagai posisi Staff Admin Social Media, dan Staff Desain Grafis
Dalam posisi ini anda dapat melakukan keduanya, admin social media dan desain grafis namun anda harus tetap memilih salah satunya sehingga subjek anda tidak rancu dan berpeluang untuk menarik perhatian si rekruter mengingat banyak nya pelamar yang juga mengirim lamaran yang sama.

Sebab para rekruter akan memilih pelamar yang telah yakin dengan posisi yang dipilihnya, karena itu yang dibutuhkan perusahaan.

2. Jangan kosongkan body text

Para pelamar sering kali mengosongkan body text lantaran malas untuk mengisinya.
Padahal bisa jadi ini yang nantinya akan dilihat oleh para rekruter, karena bisa jadi para rekruter hanya mengambil beberapa file cv yang mungkin menurutnya menarik.
Anda bisa mengisikannya dengan surat lamaran kerja anda, atau bisa menulis sedikit tentang pribadi anda.
Point yang harus anda ingat !
Jangan berlebihan, jangan terlalu banyak satu paragraf saja sudah cukup.

3. Penuhi semua persyaratan yang diminta.

Jangan malas !, penuhi semua persyaratan yang diminta dan jangan pula melebih lebih kan nya.
Mungkin anda senang menyelipkan beberapa sertifikat yang anda punya agar perusahaan dapat melirik anda, namun itu justru itu malah membuang buang waktu.
Karena persyaratan yang perusahaan minta sudah cukup untuk mengenalkan diri anda kepada perusahaan, dan jika perusahaan tertarik kepada anda pasti perusahaan akan bertanya banyak hal tentang anda mungkin termasuk hal – hal yang anda punya.

4. Jangan bertele – tele

CV, lamaran dan segala macam yang anda berikan, berikan se jelas dan sesingkat mungkin tidak perlu bertele – tele dengan menjelaskan hal hal yang tidak dibutuhkan perusahaan.
Anda tidak perlu membuat cv berlembar lembar untuk menjelaskan siapa diri anda, 1 lembar cv pun sudah cukup karena perusahaan melihat anda dari sisi pengalaman, dan kecakapan.

5. Sampaikan semua pengalaman

Dalam CV yang anda buat pastikan semua hal yang dibutuhkan perusahaan masuk disana, yang dibutuhkan perusahaan adalah terkait sekitar pengalaman dan skill anda, misalnya anda pernah bekerja dimana, seberapa bagus penguasaan bahasa asing anda, skill apa yang anda punya, pernah bersekolah dimana. 
Tidak perlu menyertakan hal hal yang tidak terlalu penting semacam hobi, makanan kesukaan dan lain lain.

6. Jangan mengatakan omong kosong

Sampaikan fakta tentang kelebihan anda, bukan tentang opini yang anda bangun di diri anda “Saya bisa bekerja sama dengan baik” atau semacam “saya bisa bekerja dengan cepat”.
Buktikan saja dengan pengalaman organisasi atau semacamnya, sehingga perusahaan bisa menyimpulkan sendiri.

7. Gunakan Email dengan Nama yang jelas

Email anda, harus lah dengan nama anda yang sebenarnya agar anda terkesan amat sangat serius sebab beberapa username email terkesan tidak serius atau main main.

Setidaknya email yang menggunakan nama anda akan lebih meningkatkan kredibilitas anda. 

8. Pastikan Attachment lengkap dan dapat dibuka dengan baik

Ini harus diingat dengan baik, segala macam yang anda kirim pastikan berkualitas baik, jika anda menyertakan gambar dalam email maka pastikan gambarnya tidak blur, tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang.
Begitupun yang lainnya, file PDF, Video dan apapun yang anda sertakan, pastikan dapat terbuka dengan baik dan berkualitas baik. 
Perusahaan tidak akan meng email anda untuk mengatakan bahwa file anda rusak.

9. Perhatikan setiap kata

Perhatikan setiap kata yang anda tulis, baca berulang ulang, tidak perlu terlalu baku yang penting sopan dan enak dibaca. 
Jangan sampai anda salah menulis kata sehingga membuat rekruter perusahaan malas untuk menilai anda lebih jauh.

10. Perhatikan kerapihan 

Kerapihan cv dan surat lamaran anda sangat diperhitungkan, beberapa rekruter bahkan sangat memperhatikan hal ini.
Usahakan sesuatu yang anda buat tersusun rapih dan enak dibaca, jika anda menulis surat pastikan surat anda enak dibaca dengan cara memperhatikan spasi antar kalimat, besar kecil huruf, font dan sebagai macamnya.

11. Sebisa mungkin gunakan sentuhan Visual

Memenuhi tuntutan dizaman modern ini, berbagai macam hal sudah menggunakan sentuhan visual yang membuat orang lebih tertarik (eyecatching) begitu pula CV yang anda buat.
Jika anda mempunyai uang lebih, lebih baik hubungi seorang desainer untuk membuatkan cv anda.
Namun ini hanyalah tambahan saja, tidak selalunya menjadi acuan seorang rekruter untuk merekrut seseorang.
Tetap yang dilihat adalah skill dan experience

12. Sertakan portofolio

Jika anda punya portofolio terkait pekerjaan yang anda kerjakan maka itu akan sangat membantu.
Sangat membantu !
Portofolio bisa jadi acuan perusahaan dalam menentukan skill calon karyawannya dan juga bisa menjadi tolak ukur antar calon karyawan bagi seorang rekruter.

13. Jangan berikan sesuatu yang tidak diminta

Berikan persyaratan yang diminta saja, tidak kurang tidak lebih. Jangan melebihkan dokumen apapun yang tidak diminta.
itulah ke 13 caranya
Anda punya cara atau pengalaman yang lebih ampuh ?
Komentar dibawah ya.
Jangan lupa share ke temen anda yang belum juga dapat kerjaan.

Leave a Reply